Postingan

Menampilkan postingan dengan label Politic

Mengukur Pernyataan BPN Prabowo-Sandi: Mau Lapor ke Mahkamah Internasional

Gambar
Beberapa waktu yang lalu telah digelar persidangan kasus sengketa pilpres Mahkamah Konstitusional. Hasil akhir putusan dari MK yang bersifat mutlak yaitu kecurangan kubu 01 alias Jokowi-Ma’ruf Amin tidak terbukti. Pihak pemohon dari kubu 02, Prabowo-Sandi lantas tidak langsung mengucapkan selamat atas sah, terpilihnya paslon 01 sebagai Presiden dan Wakil Presiden, malah sebuah kontroversi kembali disemburkan. Another Drama Mahkamah Internasional Source: Kumparan ( http://bit.ly/2YypIPf ) Beberapa bulan lalu sebelum persidangan digelar, Adik kandung dari capres Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo menyatakan akan melaporkan ke Mahkamah Internasional. Alasannya, berbagai kecurangan terjadi yang dilakukan dalam pilpresnya ini. Hasim menyebut kemungkinan akan meminta lembaga internasional untuk mengadili kecurangan pilpres, seperti   Mahkamah Internasional dan International Court of Justice. Tidak hanya Hashim, Abdullah Hemahua juga mencetuskan ide jalur huku...

Catatan Perjalanan Najwa Shihab Menjadi Jurnalis Handal

Gambar
Dari Bidang Hukum Sampai ke Jurnalis Youtube.com - Pura-Pura Penjara - wawancara Setya Novanto, korupsi pengadaan e-ktp Video Mata Najwa Pura-Pura Penjara jadi trending topic nomor 2 di Youtube. Sosok Najwa Shihab begitu apik mewawancarai tokoh-tokoh besar sampai sanggup membuat narasumber harus menjawab pertanyaannya yang benar. Mulai dari koruptor, tokoh inspiratif Tanah Air hingga luar negeri. Kira-kira bagaimana ya perjalanan hidup Mba Nana hingga jadi senior jurnalis hebat? Simak faktanya berikut ini. Pengahrgaan Anti Korupsi jatuh kepada Najwa Shihab 1.        Memiliki keluarga yang religius Masa kecil Najwa bersama keluarga yang taat ibadah. Najwa adalah putri dari mantan Menteri Agama RI, Quraish Shihab dan Fatmawati. Ia bersama saudaranya terbiasa maghrib berjamaah, baca al quran dan mengaji ia juga diajarkan sang ibu untuk berani bertanya dengan mengacungkan jari agar aktif belajar di kelas.   Masa SMA Najwa S...

Pintar Mengonsumsi Konten Media Saat Ini

Gambar
Kritis Dong, Guys ! Oleh: Regi Meliala, Mahasiswa semester VI, Ditemani secangkir kopi dan camilan, saya berusaha mengembangkan konsep yang banyak orang tau tentang kepentingan politik, organisasi, atau satu pihak yang memanfaatkan media. Apalagi di tahun 2018 dan 2019 mendatang, banyak orang termakan jebakan ‘batman’ media yang memuat kepentingan politik. Mengapa, ya? Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Momen yang ramai dibicarakan orang banyak terlebih di negara demokrasi. Partai politik saling adu komitmen demi memperebutkan kursi pemerintahan. Bila sudah ‘politik’, pasti menghalalkan segala cara. Benarkah begitu? Sebelum pikiran saya terjerumus pandangan negatif, kita selisik peran media. Media memiliki banyak jenis. Pamflet di pinggir jalan, spanduk, poster dan bentuk visual lain yang kerap digunakan sebagai bidang periklanan bisa dikatakan media. Walaupun materi yang disampaikan berupa iklan, tetapi setiap pembaca mendapatkan pesan. Oleh karena itu media digunakan dalam...